KISAH SI MANAB DENGAN KAMBINGNYA
Sebuah desa yang letaknya tidak jau dari kota, dua orang yang
berasahabat si manab dan si gassing. Si mana kerjanya beternak kambing
sedangkan si gassing kerjanya adalah bertani. Suatu ketika si manab berniat
untuk menjual kambingnya ke pasar, dalam perjalanan membawa kambingnya si manab
bertemu si gassing disawahnya.
Si Gassing : manab mau kemana membawa kambingnya ?
Si Manab :mau kepasar jual kambingku, gassing
Gassing : Kalau begitu ucapkan Insya Allah ,
manab
Manab : Buat apa ? pasar aja udah dekat
ko’
Berangkatlah manab ke pasar , sampai
di pasar sudah ramai para pembeli datang
untuk belanja, belum hilang rasa capeknya manab, tiba-tiba pasar terbakar,
penduduk pasar pada berlarian, manabpun ikut berlari tanpa memikirkan
kambingnya akhirnya kambing simanab ikut terbakar. Manab pulang dalam keadaan
kantong kosong, dalam perjalan pulang disapahlah sama si gassing :
Gassing : Bagaimana keadaan di pasar manab…?
Manab :
InsyaAllah pasar terbakar
Gassing : Kambingmu dimana ?
Manab :
InsyaAllah terbakar semua…
Kisah tersebut diatas jadi pelajaran
buat kita bahwa ucapkanlah kata InsyaAllah setiap ada yang kita rencanakan,
karna kita tidak tahu rahasia Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar